Sebanyak 18 organisasi kepemudaan Islam akan mengikuti Muktamar Pemuda Islam yang dilaksanakan di Hotel Kartika Candra. Acara tersebut dijadwalkan pada kamis 4 April besok.

Organisasi yang akan mengikuti pertemuan pemuda Muslim yang pertama kali diadakan tersebut, antara lain HIMA PERSIS, PB HMI, Pemuda PUI, PP Pemuda Dewan Dakwah, Prima DMI, Pemuda Al Irsyad, Syabab Hidayatullah.

Ketua Stiring Komite Muktamar Pemuda Islam, Najih Prasetyo menjelaskan dalam acara nanti akan mengangkat tema meneguhkan spirit kemandirian ekonomi umat.

Najih dalam siaran persnya mengatakan bahwa Pemuda hendak menguatkan persepsi pembangunan ekonomi keumatan di tengah hiruk-pikuk perpolitikan yang semrawut.

Ia menambahkan bahwa keprihatinan anak muda terhadap ketimpangan perekonomian di Indonesia,  di mana 10 persen pengusaha menguasai 70 persen kekayaan alam Indonesia.  Sehingga semangat menguatkan kemandirian umat harus diinisiasi anak muda sebagai pilar masa depan Indonesia.

Sementara itu ketua pelaksana Phirman Rezha menambahkan  bahwa acara ini diapresiasi oleh wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla.

Rezha menyampaikan akan ada penandatanganan piagam pemuda Islam yang berisikan beberapa poin hasil kesepakatan muktamar nanti.

Sesuai jadwal, acara ini akan dibuka oleh Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia  Syafruddin dan akan diisi diskusi bersama Sekjen MUI, Anwar Abas, mantan menteri Perdagangan M Lutfi, dan Ketua DMI Rudiantara. (Khazanah, republika/Adin)