New York – 14 dari 15 negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengutuk pengakuan Amerika Serikat soal kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Dalam pertemuan darurat di New York, keempat belas negara tersebut memprotes Amerika Serikat.

DK PBB mengadakan pertemuan darurat atas permintaan Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar Jaafari, untuk memprotes deklarasi administrasi Tramp awal pekan ini yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Suriah memang bukan anggota DK PBB, tetapi bersama Israel, keduanya diminta bergabung dalam pertemuan darurat tersebut.

Baik Jaafari maupun negara-negara anggota DK PBB menjelaskan bahwa tindakan Amerika melanggar resolusi DK PBB soal Dataran Tinggi Golan.

Dataran Tinggi Golan sejatinya adalah tanah Suriah yang diduduki Israel dalam perang Enam Hari 1967. Negara mayoritas Yahudi itu mulai menganeksasi atau mencaplok wilayah itu tahun 1981 dan tidak diakui komunitas internasional. (islampos/admin)